Memuaskan Nafsu Seks Tante Vonny

CERITA SEKS ONLINE –

Namaku Rangga aku memiliki daya pikat yang luar biasa bagi tante tante yang kesepian dan kisahku ini akan ku ceritakan di ceritaseksonline.com dan mungkin bukan cuman ini saja yang akan ku ceritakan , karena masih banyak pengalaman bercintaku dengan tante yang menggairahkan.

Pagi itu Aku membantu menggeser pot itu dan aku merasa Tante Vonny memandangku sedemikian rupa gemas dan hausnya. Pada wajahnya nampak dia hendak mengeluarkan sesuatu pikiran. Aku merasa bahwa tante jelita ini hanya ingin menahan agar aku lebih lama tinggal. Aku paham. Aku memang termasuk sering menghadapi tante-tante genit macam ini. Mereka bilang bahwa lelaki macam aku pantas menerima perlakuan macam bayi.

Melayani lelaki macam aku merupakan impian kenikmatan syahwat yang tak terkira. Mereka bilang apapun mauku dengan rela mereka akan penuhi. Dia nampak berpikir dan…

“ohhh.. Bisa minta tolong sekalian donk.. Sayang (dia terus melemparkan godaan padaku). Tante Mau geser lemari di tempat tidur tante. Mau bantuin nggak??”

“Boleh saja…”

Aku tahu banget bahwa tante jelita ini termasuk tante yang ‘gatal’ dan sering mencuri-curi pandang setiap kali aku lewat atau berpapasan dengannya. Kali ini apa maunya??

“Ayolah masuk…” Tante Vonny mengajak aku masuk ke rumahnya, “Duduk dulu, yaa..”

Tante Vonny bergegas masuk ke kamarnya. Aku agak heran kenapa untuk menggeser lemari yang paling cuma semenit mesti duduk dulu. Tetapi pikiranku langsung sirna saat melihat Tante Vonny sudah ganti ‘short pant’ yang sangat seksi saat kembali keluar dari kamarnya.

“Aku buatin minuman dulu, yaa…”

Ucchh mata tante genit itu melirik belalak sambil melepas senyuman dari pipinya yang ranum menunjukkan kejelitaannya. Aroma parfumnya sangat menggoda libidoku. Untuk membesarkan hatinya aku melototkan mataku memandang lekuk liku tubuhnya dengan penuh kekaguman Birahi. Aku semakin yakin bahwa ini semua hanya ulah Tante Vonny untuk menahan agar aku tidak cepat menghilang dari pandangan matanya. Ah, biarlah. Siapa tahu dapat rejeki nomplok.

Dengan 2 buah gelas besar penuh Coca Cola di tangan Tante Vonny keluar dan memberikan segelas buat Aku.

“Ambil Cah Bagus…” sapanya bergaya akrab, “Ayo minum… nggak perlu buru-buru khan?”

Duduk di seberang depanku mata Tante Vonny sebentar-sebentar mengamati penuh khayalan birahi padaku. Aku yakin kalau kuminta menjilati lubang pantatku pasti serta merta dia akan lakukan dengan sepenuh obsesinya. Aku tahu pula dia isteri yang kesepian karena sepanjang hari ditinggal kerja suaminya.

“Kamu kok bagus banget ssehh Ran..? Dulu mama kamu makan apa bisa melahirkan cah bagus Macam ini..?” lempar goda yang begitu berani dan agresif dari tante genit padaku. Aku nggak tahu mesti jawab apa. Aku diam saja. Aku mesti berlagak acuh dan ‘cool’.

“Jadi nggak menggeser lemari, Tante?”

“Oohh, pastii.. Sekarang?” dia berdiri.

Yang aneh tangannya disodorkan untuk kuraih dan yang terjadi kemudian adalah dia menarikku ke kamar tidurnya. SLOTJACKPOT

“Mari kutunjukkan lemarinya,” sambil terus menggelandang aku.

“Yang ini Cah Bagus.. Digeser ke kanan sedikit. Tante mau cerminnya mengarah ke tempat tidur hingga kalau Oom sama Tante tidur bisa sambil berkaca. Gituu..!” katanya sambil melempar senyum manisnya dengan penuh arti.

Aku baru meraih tepian lemari untuk mulai mendorong saat tiba-tiba bibir Tante Vonny memagut lenganku kemudian melata dan menyedot punggung tanganku. Duuhh.. Aku sepertinya disambar stroom listrik ribuan watt. Seluruh tubuhku langsung menggelinjang. Aku merasakan betapa haus dan sepinya Perempuan STW (setengah tua) ini. Tak kupungkiri sedotan bibir Tante Vonny langsung menyambar gairah syahwatku. Kontolku sudah ngaceng saat tangan Tante Vonny tak bisa kuhindari merabai celah-celah selangkanganku.

“Cc.. Cah Bagus.. Ayolah.. Jangan acuh.. Cium aku.. Atau.. L.. Ludahi akuu.. Aku sangat Rindu sayaanngg…” sambil tangannya berusaha menggapai dan merangkul leherku berikut bibirnya Yang menantang bibirku. Aku masih bergaya acuh dan ‘cool’.

“Ayoo.. Ludahi aku Rangga .. Ludahi tante..”. Matanya itu.. Ahh.. Mata yang sungguh sangat Kehausan.

“Tolong Rangga .. Tolong tante inii.. Ayoo.. Mana ludahmuu..”

Dia merangsek berusaha memagut bibirku namun aku mengelak dan pagutan itu mendarat pada kulit leherku. Tante Vonny menjadi beringas, Dia memelukku keras sambil mengamukkan pagutannya pada leher, dagu, bawah kuping dan bahuku. Aku memang semakin terbakar. Namun gaya acuh dan ‘cool’-ku tetap aku pertahankan.

Sungguh indah menikmati bagaimana perempuan dengan penuh haus mengerjai dan menikmati tubuhku. Akhirnya aku terdorong dan jatuh ke kasur. Tante Vonny tak lagi bisa kubendung.

“Nanti saja menggeser lemarinya ya sayaanngg…”

“Kasihan Cah Bagus. Kamu mesti istirahat duluu yaa.. Mumpung Irwan nggak di rumah. Kamu Temenin Tante dulu yaa…” sambil tangan-tangannya terus menggerilya tubuhku.

“Acchh Tantee.. Jangan.. Nanti dilihat tetangga. Saat Rangga masuk tadi khan ada pembantu Bu Kirno sebelah rumah sedang nyapu,”

“Ahh.. Jangan khawatir. Dia hanya babu blo’on. Nggak akan berani ngomong apa-apa,” nada bicara yang didera nafsu birahi membuat Tante Vonny merendahkan pelayan sebelah rumahnya.

Tante Vonny yang jelita ini bergerak jongkok dan seperti pelayan pada tuannya mulai melepasi sepatuku. Sebelumnya dia ciumi terlebih dahulu ujung-ujung sepatuku sambil.LIVECASINO

“Sabar ya Cah Bagus.. Uuhh.. Kenapa kamu bagus banget sshh..?”

Dia juga cium-cium kaos kakiku. Bahkan sesaat dia sumpalkan sendiri pada mulutnya sambil melepas wajah senyumnya padaku. Sebelum mulai melepasi celanaku mama Irwan yang jelita ini mencium, melumat dan menggigit telapak Kakiku.

“Sayaang.. Kakimu indah banget. Bikin tante ngiler banget sshh..”

Dia ciumi, jilati dan kulum jari-jari Kakiku. Lidahnya menjilati celah-celah di antara jari-jari itu. Nampak bibir indah tante Vonny demikian Lahap mengecupinya. Seluruh tubuhku seperti terkena sengatan listrik. Ahh.. Nikmatnya sampai ke ubun-ubun. Hampir kutarik kakiku karena tak tahan rasa geli yang merambati saraf-sarafku. Sementara libidoku langsung terdongkrak. Kontolku ngaceng mendesaki celanaku. Akhirnya tangannya berhasil melepas kancing celanaku dan menariknya merosot kebawah, membuangnya ke lantai hingga aku tinggal bercelana dalam saja.

“Dduhh.. Duuhh.. Rangga… Tante sudah lama merindukan macam ini,” tante Vonny langsung membenamkan mukanya ke selangkanganku. Dia menggigit celana dalamku yang menonjolkan Kemaluanku. Aku merasakan giginya menggigit kenyalnya kontolku yang memang telah ngaceng berat. Tetapi tidak lama.. Akhirnya Tante Vonny merosot melata ke lantai menyergap kakiku yang terjuntai dari tempat tidur untuk Langsung menciumi telapak kakiku. Dia kulum dan jilati jari-jari kakiku. Lidahnya menusuk celah-celah Jariku. Dduhh.. Bukan main nikmatnya. Lidahnya yang hangat lembut itu berusaha membersihkan aroma kakiku yang pasti berbau kaos kaki atau sepatu yang menusuk.

Demikian kegilaan dia mencium dan menggigit bagian ini sebelum akhirnya melata menuju betis-betisku. Gigi-giginya yang tajam terkadang menggigit sakit hingga aku mesti menahan dengan mengaduh desah dan menahan kepalanya. Namun semua itu justru membuat Tante Vonny semakin meliar.

Didorongnya pahaku hingga aku terbalik tengkurap. Dalam posisi ini Tante Vonny kembali menyerang aku dari bawah. Lidah dan bibirnya mengecup lipatan paha dan betisku. Uucch.. Rasanya tak tahan.. Aku tak pernah aku menikmati sentuhan seksual macam ini. TEMBAKIKAN

AGEN POKER ONLINE CEMEQQ CAPSAQQ DOMINOQQ BANDARQQ

Tante Vonny yang usianya telah lebih 40 tahun ternyata nafsunya seperti magma gunung berapi. Yang aku kaget adalah saat ciuman itu terus merambah ke paha belakangku dan dengan cepatnya naik hingga wajahnya langsung nyungsep ke belahan pantatku. Yaa ampuunn.. Dengan histeris tante Vonny mengusel-uselkan wajahnya ke celah bokongku. Tante Vonny tanpa ragu menciumi pantatku. Bagi aku menjadi sensasi yang luar biasa saat lidahnya menggelitik dan menusuk-nusuk lubang pantatku ini. Sesekali dengan geregetan dia menggigit kecil Bibir-bibir analku. Lidahnya berusaha menggerilya lubang duburku sambil nafasnya terdengar demikian memburu. Rasanya dia dalam keadaan birahi yang penuh kegilaan. Yang tak mungkin aku bisa menghentikannya. Dia sudah tenggelam dalam kejaran syahwatnya sendiri.

“Hecchh.. Huuchmm.. Rr, rra…aannggg..aaa,” gumamnya dalam tenggelam sambil dengan histeris lidahnya terus mencari-cari. Tanpa kusadari aku tertuntun untuk nungging tinggi. Naluriku adalah membuka celah bokongku agar muka Tante Yenny bisa lebih tenggelam dan lidahnya menemukan lubang analku.

“Acchh.. Rr.. Rangga .aaaaa..” BOLAONLINE

Berpegang pada bokongku sapuan dan sedotan lidah dan bibirnya di Lubang duburku semakin nikmat kurasakan. Entah kenikmatan macam apa yang didapatkan Tante Vonny dari analku ini. Mungkin aroma analku membuatnya mabuk kepayang padaku. Kubayangkan bagaimana seandainya Irwan yang sahabatku melihat bagaimana mamanya menjilati lubang taiku. Haa.. Haa.. Aku tertahan hingga menjelang makan siang.

Tante Vonny berhasil merangsang libidoku hingga aku tak mampu menahan air maniku tumpah ke mulutnya. Kulihat betapa rakus dia menjilati spermaku hingga bersih tanpa bekas. Yang tercecer di rambut kemaluanku, pahaku, batang dan pangkal kemaluanku bersih macam kena cuci saja. Uuchh.. Sangat nikmat merasai jilatan dan sedotan bibir ayu milik Tante Vonny Ini.

BACA JUGA : CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ISTRI TETANGGA

Yang lebih tak kumengerti adalah saat aku permisi ke kamar mandi untuk kencing. Saat pancuran kencingku mancur Tante Vonny menyusul masuk ke kamar mandi. Kupikir dia hanya hendak mengambil Sesuatu. Ternyata dia merangkul pinggulku dan bergerak jongkok menyongsong pancuran kencingku. Sambil matanya melirik ke aku, dia menengadahkan dan membuka mulutnya menampung cairan kuning pekat kencingku. Tanpa bisa kucegah dia memegangi kedua kakiku dan minum menenggak cairan pekatku itu. BANDARQQ

“Jangan Tantee… jangaann..!,” tetapi aku tak mampu mencegahnya.

Juga aku tak mampu menghentikan kencingku yang memang sudah sangat mendesak kandungannya. Sungguh mempesona melihat tante Vonny yang jelita setengah gelagapan dengan mulutnya yang sga-nga menerima pancuran kencing kuning pekat yang keluar dari penisku. Terdengar suara jatuhnya pancuran air kencing dalam rongga mulutnya itu. Sebagiannya dia minum seakan menjadi penawar Hausnya dan sesekali dia raupi wajahnya seperti orang mencuci muka dengan kencingku ini.

“Tante memang telah mengimpikan kencingmu sayaanngg.. Nikmat banget rasanya.. Tante puas Banget niihh…” katanya sambil mengusap raup wajahnya dengan air kencing yang dia tampung pada Kedua tangannya.

SUMBER : CERITASEKSONLINE.COM

3 tanggapan untuk “Memuaskan Nafsu Seks Tante Vonny

  • Pingback:Tubuhku Di Nikmati Teman Baik PapaKu - CERITA SEKS ONLINE

  • Juni 23, 2019 pada 1:35 pm
    Permalink

    EVROSIS Technologies’s turnkey solutions: we customize our products and services to meet the exact requirements of our clients. At EVROSIS TECHNOLOGIES, our developers, engineers, and data scientists are experts in Financial Engineering, High Frequency Trading, Trading Platform & financial markets.

    Our competitive strengths: High Speed Networks Development, High Performance Computing, Deep Learning A.I., High Sharpe Ratio Trading models, and talented Quant Traders.

    You can Get custom Trading Solutions for any Exchanges/ECNs in The World or use pre-prepared Solutions and Profit from a state-of-the-Art Model. You will save Time and Money by Working with Us.

    Contact us and we will implement your needs.

    Kind regards

    Website : http://bit.ly/2ZDobrs
    Skype: support.evrosis
    E-mail : info@evrosis.com
    EVROSIS Technologies Ltd.
    130 Old Street, London, United Kingdom, EC1V 9BD

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *