Body Mulus Tamu Hotel , Nikmatnya !!

CERITA SEKS ONLINE –

Gue ingin berbagi pengalaman ngesek dengan tamu hotelku yang cantik. pengalamanku ini berawal dari disuruh ngerekam adegan seks dan berakhir dengan ngentot pemeran seks wanitanya. gimana cerita seks ini berawal? yuk simak aja cerita seks berikut ini.

Pagi itu seperti biasa setelah menyiapkan trolley gw mulai menyatroni kamar satu persatu. sekitar jam 9 setelah kelar 2 kamar, gw parkir trolley di depan kamar ketiga, setelah 3 kali pencet bel gak ada yang keluar gw masuk. dari kamar mandi terdengar suara shower, begitu nyampai di kasur gw lihat seorang wanita di balik selimut lagi asyik main hp.

“mau bersihkan kamarnya mbak ?“ tanya gw berusaha sopan.

“oh boleh mas, umm saya harus keluar dari ranjang ni??“.

“iya mbak, spreinya kan harus di ganti“ gw saat itu lagi megang sprei di tangan gw.

memberi isyarat tunggu, kemudian wanita itu mengambil baju yang diletakkan di meja kecil di sisi ranjang. kemudian ia beranjak bangkit setelah memakai baju itu, baju yang sangat kebesaran, wanita berdarah chinese dengan rambut warna coklat sebahu, umur sekitar 20-24an, tinggi kira kira 160 cm, mungil memang, namun memiliki dada yang sangat besar, bahkan dari balik baju yang sangat kebesaran itu dadanya masih terlihat menonjol, dengan puting yang perlahan menceplak di balik baju.

Wanita itu kemudian berdiri di sudut ruangan, memperhatikan handycam yg berdiri dengan tripod di sudut ruangan, sementara gw mengganti sprei sambil sesekali mencuri lihat ke arah wanita itu. junior gw mulai tegang ga karuan ngeliat wanita hanya berbalut baju putih tipis.

Ga lama sesosok pria paruh baya berbadan agak gemuk keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk. Ia langsung berjalan menghampiri wanita itu.

“tuh kaan om, jelek hasilnya“ wanita itu memperlihatkan hasil rekaman kepada pria itu.

“mau gimana lagi, kan tripod, kalo dipegang lebih jelek lagi“ balas pria paruh baya trsbt.

Kemudian mereka berdua berbisik, entah apa yang mereka bicarakan ga kedengeran. Hanya akhir perbincangan yg gw denger.

“tapi aku malu om“ kata wanita trsbt

“gapapa, anggep aja salah satu temen om“ pria paruh baya itu membalas.

Kemudian pria itu menghampiri gw yang baru saja kear mengganti seprai mereka (maklum 3 lapis, agak lama).

“mas, bisa bantu saya ga?“ tanya pria itu

“bantu apa ya pak?“

“saya mau minta tolong, rekamin saya ama si eneng dong, buat kenang kenangan, nanti malam saya harus terbang pulang“.

“rekamin.apa ya pak?“ gw kembali bertanya untuk memastikan.

“rekamin kami main lah mas, di tripod jauh banget, kalo saya pegang ga fokus, butuh orang yang rekamin“

“kenapa ga make jasa juru rekam aja pak?“

“saya mau bikin koleksi pribadi, bukan film bokep buat ditonton orang, ga perlu ampe profesional gtu kan, saya minta kamu karena kamu ga mungkin berani macem2, bisa masuk penjara kamu kalo berani macem2“ pria itu mulai menegaskan maksudnya.

“kenapa harus saya pak?“ sedikit memaksa.

“gini deh mas, saya bayar, mau apa gak?“ pria itu memberi tawaran.

Widih, ngeliat gadis telanjang, dibayar pula, siapa yang nolak rejeki gini!

Gw kemudian meminta izin untuk merapikan trolley. Gw sembunyikan trolley di ruang pantry, kemudian memasang tanda privacy di pintu, dan menguncinya. Kami kemudian melakukan briefing sebentar. Dari situ gw tau wanita itu bernama Sisi , umur 21, dan pria itu mengaku bernama Sam (di daftar tamu namanya Samsul).

DAFTARKAN DIRI ANDA DAN DAPATKAN HADIAH UTAMA SAMPAI 25.000.000 !! KLIK DISINI

Dari briefing singkat itu diputuskan gw boleh mengambil video sedekat mungkin, tangan gw juga boleh ngasih isyarat biar gambar yg diambil bagus, tapi ga boleh pegang daerah terlarang Sisi , agak kentang juga sih sebenarnya, tapi gapapalah lumayan. Video ini tanpa cut sama sekali jadi gw ga boleh ampe bad angle, damn juga sih.

Dari briefing singkat itu diputuskan gw boleh mengambil video sedekat mungkin, tangan gw juga boleh ngasih isyarat biar gambar yg diambil bagus, tapi ga boleh pegang daerah terlarang Sisi , agak kentang juga sih sebenarnya, tapi gapapalah lumayan. Video ini tanpa cut sama sekali jadi gw ga boleh ampe bad angle, damn juga sih.

Setelah semua setuju, gw ngambil handycam yang masih berdiri tegak di tripod, sedangkan Sisi berdiri menghadap jendela, membelakangi gw. Sam kemudian memeluk Sisi dari belakang dan perlahan menaikan kaos yang dipakai Sisi . Gw lihat Sisi masih nampak malu, namun sam sepertinya tanpa ragu membuka kaos yg dipakai Sisi . Tangan Sisi langsung menutupi dada dan vaginanya, Sam langsung membisikan sesuatu di telinga Sisi . Nampak sekali Sisi masih malu untuk telanjang di depan orang yang baru dikenalnya.

Dan gw hanya memperhatikan mereka dari belakang. Setelah beberapa saat membisikan sesuatu, tangan Sisi nampak mulai turun, berganti kedua tangan Sam yang memegang penuh kedua dada Sisi . Secara perlahan mereka berbalik arah. Kini mereka berdiri tepat berhadapan dengan gw. Kedua tangan Sam menutupi dada Sisi , namun telapak tangan Sam tidak cukup besar untuk menutupi dada Sisi yang memang besar, sedangkan kedua tangan Sisi menutupi vaginanya, ia hanya tertunduk malu.

“udah gapapa hunny, anggap aja ga ada orang, kita berdua doang“ bujuk Sam lembut.

“gapapa gimana, aku malu sayang“. Sisi menjawab dengan wajah yg masih tertunduk.

Sisi yg berdiri di hadapan gw nampak berbeda dengan Sisi yang gw liat ketika pertama masuk kamar ini.

“gini, gimana kalo kita mulai dari pakaian lengkap? Biar mbak Sisi agak lebih biasa, juga biar hasilnya ga rekaman ml doang, kan menggairahkan banget tuh proses bugilnya“ gw berusaha memberi masukan, dan mereka tampaknya setuju.

Sisi kemudian menarik handuk yang masih melingkar di pinggang Sam, ia menggunakan handuk tersebut untuk menutupi tubuh bagian depannya dan melangkah cepat menuju lemari, sedangkan Sam masih berdiri dengan penis yang sudah mulai menegang (sialnya gw liat).

Adegan dimulai, sam bersandar ke kepala ranjang dengan posisi duduk. Gw mengambil gambar kearah lemari, dan Sisi mulai berjalan masuk ke dalam frame. Ia mengenakan piyama satin berwarna merah padam. Raut wajahnya masih agak malu. Sam memberi isyarat pada Sisi untuk duduk di samping kirinya. Kemudian Sam mulai melumat bibir Sisi , awalnya Sisi masih kaku ketika berciuman disorot kamera, namun seiring libidonya bangkit ia membalas ciuman Sam.

Mereka berdua semakin ganas saling melumat, gw menyorotnya cukup dekat. Sam kemudian melingkarkan tangannya di sekitar perut Sisi , memposisikan Sisi tidur telentang sambil terus berciuman dengan ganasnya. Tangan kanan Sam kemudian meremas dada kiri Sisi . Nafas Sisi semakin memburu, dan junior gw mulai menegang merekam adegan ini.

Gw kemudian menginstruksi posisi mereka, Sam sepertinya paham dengan kode yg gw kasih. Ia kemudian duduk bersandar dengan posisi kaki diregangkan, ia memeluk Sisi dari belakang. Sam lalu menjilati leher Sisi , sesekali mencupangnya hingga menimbulkan bekas kemerahan. Kedua tangan Sam sibuk meremas kedua dada Sisi . Suara lenguhan mulai terdengar, tangan Sisi berada di paha Sam, namun Sisi terus menutup matanya, mungkin ia sedang memotivasi diri dengan ga liat gw.

Ya memang gw duduk bersila tepat di hadapan mereka. tangan kiri Sam beranjak turun, sepertinya Sisi paham, ia langsung meregangkan kakinya untuk mempermudah Sam. Tangan kiri sam masuk ke dalam celana Sisi , sesaat tubuh Sisi tersentak seperti mendapat rangsangan hebat, yup jemari Sam kini bermain di bibir vagina Sisi . Sementara tangan kanan Sam mulai melepas kancing piyama Sisi satu persatu. tanpa menunggu perintah, Sisi membantu melepaskan atasan piyamanya ketika semua kancing terbuka, kini ia mengenakan bra berwarna krem, bra itu tak cukup menahan kedua dadanya yang seperti siap melompat keluar. CEMEQQ

Kedua tangan Sam kembali meremas dada Sisi , seperti terganggu dengan bra yang dipakai, sam melepaskan pengait dan dalam sekejap bra itu dilempar Sam ke sembarang arah. Kini nampak dada Sisi bergerak liar. Sam meremasnya dengan ganas, ia kemudian memainkan puting Sisi yang sudah menegang berwarna pink kecoklatan. Juniorku sepertinya sudah berdiri tegak ketika melihat dada Sisi yang begitu besar dan kenyal. Sam kemudian memberi instruksi agar Sisi menghisap penisnya.

Sisi kemudian membalikan badannya, tangannya perlahan mengocok penis Sam. Lalu Sisi mulai memasukan penis itu kedalam mulutnya, perlahan ia mengulum penis itu sambil tangan kanannya mengocok pangkal penisnya. Kuluman Sisi semakin cepat ketika tangan Sam kembali meremas remas dada Sisi . Kini Sisi sudah berani melihat kamera. Ia bahkan seperti tersenyum ketika melepas kulumannya dan mengocok penis Sam dengan cepat lalu kembali mengulumnya.

Beberapa menit berlalu dan Sam menarik kepala Sisi untuk berhenti mengulum penisnya. Kemudian mereka berganti posisi, Sisi tidur telentang. Sam kembali melumat bibir Sisi , lalu turun menjilati leher hingga dadanya. Sam menjilati dada Sisi dengan ganas, ia bahkan beberapa kali menggigit kecil puting Sisi .

Lalu jilatan Sam kembali turun, sebentar ia menjilati pusar Sisi , kemudian sampai di batas celana. Kedua tangannya kemudian menggenggam dua sisi pinggang Sisi dan dengan ganas menurunkan celana beserta CD Sisi . Dan nampaklah vagina Sisi yang berwarna pink merekah hampir tak ditumbuhi bulu. Sepertinya Sisi sangat rajin mencukur vaginanya.

Mereka kini bertelanjang bulat, dan junior gw sudah berdiri sangat tegak melihat tubuh Sisi yang begitu luar biasa. Sam nampak kesulitan menjilati vagina Sisi , ya memang posisinya membuat vagina itu agak tertutup. Kemudian Sam mengangkat dan merentangkan kedua kaki Sisi , membuat vagina Sisi mudah untuk dijilati. Dan tak butuh waktu lama untuk kepala Sam tenggelam di antara pangkal paha Sisi . Sesaat tubuh Sisi membusur dan lenguhan terdengar cukup nyaring.

Gw bingung gimana nyorot vagina Sisi karena semua yg terlihat Cuma kepala Sam dengan rambut yang mulai menipis. Akhirnya gw sorot Sisi yang terus melenguh. Kedua tangannya meremas memainkan dadanya sendiri. Sisi terus mendesah, matanya merem melek keenakan. Sekian detik Sisi ga sadar gw nyorot dadanya begitu dekat, sudah di ubun ubun gw pengen meremas dada Sisi yang nampak besar dan kenyal itu.

Gw nyorot naik, biar dapet ekspresi dan lenguhan Sisi . Ia nampaknya sadar gw nyorot begitu dekat ke wajahnya, gw berlutut di kasur tepat di samping Sisi . Ia melihat ke arah handycam dan memasang muka menggoda. Ia menggigit kecil bibir bawahnya. Entah Sisi sebenarnya menggoda gw atau ekspresi ke handycam, yg jelas ia sudah sama sekali ga menunjukan ekspresi malu.

Libidonya sudah sangat tinggi sepertinya. Beberapa saat ia kembali membusur dan meracau keras. aaahhhhh nampaknya ia mengalami orgasme pertamanya. Dan tak diduga tangan kanannya tiba tiba mencengkram junior gw. Mukanya sedikit kaget bercampur sange. Yup ukuran penis gw jauh lebih besar dari Sam. Jemari Sisi perlahan mengocok penis gw yang masih terbungkus celana.

Sisi memberi kode untuk gw merubah posisi merekam, gw yg tadinya di sebelah kanan Sisi kini berlutut di sebelah kirinya. Ia kemudian menyilangkan kakinya, mengunci kepala Sam diantara pangkal pahanya, dan Sam semakin ganas menjilati vagina Sisi . Tangan kanan Sisi menjambak mesra rambut Sam, lalu ia membenamkan kepala Sam di pangkal pahanya.

Tangan kiri Sisi perlahan menarik tangan kiri gw yang memang ga memegang handycam. Ia menariknya kearah dadanya, dan tanpa ragu gw meremas dada Sisi . Begitu besar kenyal dan lembut, gw meremasnya semakin keras sambil sesekali memilin putingnya. Sisi meracau tak karuan. Gw berusaha keras memikirkan bagaimana cara menjilati dada Sisi . namun terlambat, Sam menengadahkan kepalanya dan dengan cepat gw menarik tangan gw dari dada Sisi . Sam sepertinya ingin langsung memasukan penisnya kedalam vagina Sisi .

Gw berusaha menahan agar Sam tak buru buru ml. Gw kemudian nyorot tubuh Sisi , dari dada turun hingga atas vaginanya. Sam tau maksud gw, jemarinya memainkan bibir vagina Sisi , gw menyorotnya dengan jarak yang sangat dekat. Dua jari Sam mencoba membuka bibir vagina Sisi . Terlihat sangat jelas vagina pink merekah itu sudah sangat basah, entah liur Sam atau memang dari cairan vagina Sisi .

“sayaang kiss me“ Sisi merengek. Sam hanya tersenyum sesaat, ia yang telah duduk di samping Sisi kemudian kembali melumat bibir mungil Sisi . Tangan Sam kembali memainkan dada Sisi , sedangkan Sisi memeluk Sam sangat erat, salah satu tangannya mendorong kepala Sam aga tak menghentikan ciuman mereka. kaki Sisi yang sempat merapat tetiba direntangkan sangat lebar, well gw tau nih maksudnya.

Kemudian gw mengarahkan kamera sangat dekat dengan dada Sisi yang sedang diremas remas oleh Sam, sementara tangan kiri gw perlahan menyentuh bibir vagina Sisi . Ga ada respon apapun seperti menutup kakinya, berarti memang boleh, dan tanpa buang waktu gw memasukan jari tengah gw ke liang vagina Sisi . Terasa sempit dan sangat basah. tiba tiba Sisi merapatkan kakinya, bersamaan dengan kepala Sam yang bangkit.

Sam sepertinya sudah tak sabar, dengan segera ia memposisikan tubuh Sisi dan mengarahkan penisnya ke bibir vagina Sisi , setelah beberapa gesekan penis itu masuk ke dalam liang vagina Sisi . Perlahan Sam memompa vagina Sisi , ia kemudian mempercepat temponya. mmppff, ahhhh.. Sisi meracau keras sambil kedua tangannya meremas dadanya. BANDARQQ

Beberapa menit berlalu, Sam seperti kehabisan tenaga. Ia membalikan posisi, kini mereka berada di posisi WOT. Tubuh Sisi bergerak naik turun, dadanya bergoyang bebas. Sisi kemudian mempercepat tempo permainannya, kedua tangan Sam meremas dada Sisi , membuat libido Sisi semakin meninggi.

“ahhh oomm.mau keluaar“ kata Sisi .

“mppff ahhhom juga sayaang“

Dan tubuh mereka meregang bersamaan, beberapa detik kemudian Sisi yang sudah lemas menjatuhkan diri ke ranjang. Ga mau kehilangan momen gw langsung menyorot vagina Sisi , tangan kiri gw meregangkan paksa kaki Sisi . Terlihat jelas cairan putih meleleh keluar dari lubang vagina Sisi . Nafas Sam nampak sudah terengah engah, begitu pula Sisi , tapi entah kenapa lebih terdengar seperti nafas yang masih memburu. Ya memang permainan mereka terbilang cukup singkat, jauh lebih lama foreplaynya. Dan CUT..!! pengambilan video selesai. Gw melipat layar handycam dan mematikannya.

Sam berusaha bangkit untuk melihat hasil rekaman, sedangkan Sisi membersihkan sisa cairan kental yang masih keluar dari vaginanya dengan tisu. mata gw masih ga bisa berpaling dari tubuh Sisi yg telanjang bebas di atas ranjang. Sam nampak puas dengan hasil rekaman gw. Setelah ia selesai menonton rekaman tersebut, ia kembali memberikan handycam ke gw. Sam beranjak menuju kamar mandi, katanya sih mau mandi, siapa peduli. Gw duduk di tepi ranjang, ngeliat hasil rekaman gw barusan, well menggoda banget ampe buat junior gw kembali naik. Sisi juga beranjak duduk di samping kiri gw, kami nonton rekaman itu bersama.

Tetiba tangan Sisi menggenggam junior gw yg udah berdiri keras dibalik celana. “pengen ya?“ goda Sisi . “banget lah, siapa yg ga mau ama cewek secantik kamu“ gw hanya menjawab seadanya, takut juga karir taruhannya.

“yuk.. aku masih pengen nii. om Sam cepet bangeet keluarnya“ Sisi kembali menggoda. Tangannya masih memainkan junior gw dari luar celana. Memang permainan mereka tadi jauh lebih sebentar dibanding foreplaynya. “Maklum umur, hahaha. takut mbak, bisa dipecat kalo ketauan“ gw menjawab berusaha menguatkan diri dan nyari motivasi.

Kemudian tangan Sisi melepaskan kait celana dan menurunkan resleting gw. “gapapa, om Sam kalo mandi itu lama banget. kalo mp3nya udah kedengeran berarti udah mulai mandi, kalo lagunya mati berarti selesai mandinya“ Sisi berusaha meyakinkan gw. Well kepalang tanggung, nafsu sudah di ubun ubun gini.

“wah gede banget penis kamu den, jauh ama om Sam“ Sisi memuji sambil tangannya mengocok penis gw. Gw melihat handycam yang masih gw pegang dan menaruhnya di meja kecil samping ranjang. Sisi langsung inisiatif, kepalanya mendekati penis gw, terasa kemudian bibirnya di kepala penis gw, dan mulai masuk hingga setengah. Perlahan tapi pasti Sisi mulai mengulum penis gw. Semakin cepat Sisi mengulum penis gw, nafasnya pun terdengar semakin memburu.

Sisi melepaskan kulumannya, ia segera beranjak berdiri dan memposisikan diri, tangannya memegang penis gw, mengarahkan vaginanya untuk dimasuki penis gw. Setengah duduk membelakangi gw ia menggesekan penis gw sebentar ke vaginanya, dan perlahan penis gw masuk kedalam vaginanya. Terasa basah, hangat dan amat sempit. Dan blesss seluruh penis gw masuk ke liang vagina Sisi . Tangan Sisi bertopang di paha gw, dan badannya mulai naik turun perlahan. Kedua tangan gw meremas dada Sisi yang bergoyang bebas. Sesekali gw mainkan putingnya.

Goyangan Sisi semakin cepat, begitu pula gw meremas dada Sisi semakin kencang. Nafas Sisi yang sangat memburu berganti menjadi lenguhan.

“Mppff, aahhhh..“ 5 menit berlalu dan lenguhan Sisi menjadi semakin kencang “aahhh mau keluaaar“ beberapa detik kemudian kurasakan penis gw dibanjiri cairan hangat, meleleh keluar hingga membasahi paha gw.

Tempo permainan Sisi semakin lambat, agak lemas sepertinya, namun lenguhannya masih cukup kencang. Ngeri juga kalo sampe kedengeran Sam. Gw sedikit menarik badan gw ke tengah kasur kemudian melempar tubuh gw ke kasur. Sisi membalikan tubuhnya, kami berganti menjadi WOT. Sisi nampak bersemangat kembali, ia bergoyang maju mundur, atas bawah dengan tempo yang lumayan cepat. tangan gw kembali meremas kedua dada Sisi . Ia mulai kembali melenguh, gw pun mulai meracau. Segera kutarik kepalanya, dan melumat bibirnya. Ia membalas dengan liar.

Tubuh kami bergoyang cukup cepat, dan gw ga melepaskan ciuman kami. Gw takut juga kalo dia melenguh terlalu keras. 4 menit berlalu, Sisi menggigit bibir bawah gw, tubuhnya meregang. Dan kembali kurasakan ogasme kedua Sisi . Cairan hangat itu kembali menyembur ke arah penis gw. Kali ini lebih banyak dari yang sebelumnya. Sisi berhenti bergoyang “aku capek kamu kenapa belum keluar juga sih?“ dan gw hanya tersenyum sambil mulai bergoyang. Sisi mulai terangsang kembali hingga ia mulai melenguh. “jangan kelamaan, ntar Sam keburu keluar“ dan kata2 Sisi seketika membuyarkan kenikmatan gw.

BACA JUGA : CERITA SEKS SELINGKUH DENGAN TANTE

Gw menggulingkan tubuh Sisi hingga penis gw keluar dari vaginanya. Gw memberi instruksi agar ia mengambil posisi menungging di bibir ranjang. Gw berdiri di belakangnya, pas posisinya. Segera gw arahkan penis gw masuk ke vaginanya. Kini kami dalam posisi doggie style. Kupegang erat pinggulnya dan perlahan memompanya. Perlahan dan semakin cepat. Sisi mulai kembali melenguh. Gw tau gw ga punya banyak waktu, kedua tangan gw kemudian memegang dan meremas perlahan dada Sisi yang bergantung bebas, dan gw percepat pola permainan gw. Tangan Sisi seketika mengambil bantal yang tergeletak di dekatnya dan menutupi wajahnya. Gw pompa semakin cepat.

Suara erangan Sisi cukup kencang namun diredamkan oleh bantal. Sedangkan gw berusaha menahan lenguhan sebisanya sambil terus memompa cepat vaginanya. Vagina yang sudah sangat basah itu mengeluarkan bunyi yg cukup kencang ketika penis gw memompanya.

“shhh aahhh mau keluar“ neng Sisi melepaskan bantal dari wajahnya dan menjawab “mff aaaaaah aku juga di dalem ajaaa“. POKERRRR

Kembali terasa cairan hangat membanjiri vagina, dan nyaris bersamaan gw mencapai orgasme, croot croot croot croot 6 tembakan bersarang langsung ke dalam liang vagina Sisi . Gw masih tetap memompa dengan tempo yang semakin lambat. Semenit kemudian barulah gw cabut penis gw yang mulai menyusut dari vagina Sisi . Dan gw lihat cairan putih sperma gw bercampur cairan vagina Sisi meleleh keluar dari vaginanya.

Sisi tergolek lemas sesaat, dan berusaha bangkit. Gw masih berdiri di tepi ranjang, mencoba mengatur nafas. Sisi duduk bersila di hadapan gw. Vaginanya masih terus mengeluarkan cairan kental kami. Ia menjilati penis gw dan mengulumnya sebentar, mencoba membersihkan gw rasa.

Gw kembali memakai celana gw, sementara Sisi membersihkan vaginanya.

“mending kamu buruan deh sebelum Sam selesai mandi dan gw menjawab dengan memegang lembut dagunya dan kembali menciumnya“. “okeh, thx bgt“ gw beranjak keluar dari kamar tersebut. gw tau tugas gw sangat terbengkalai dan gw akan lembur sampai magrib, tapi gapapalah untuk sebuah kesenangan yang sangat langka ini.

SUMBER : CERITASEKSONLINE.COM

Satu tanggapan untuk “Body Mulus Tamu Hotel , Nikmatnya !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *