Tante Dinda Janda Sebelah RumahKu

CERITA SEKS ONLINE –

Namaku Soni ,umurku 24 tahun , pengalaman ini terjadi dan masih berlanjut sampai sekarang . karena kami saling membutuhkan dalam hal kepuasaan birahi .

Pagi itu seperti biasa aku bangun pagi-pagi dan langsung berdiri didepan jendela sambil menatap rumah di sebelah bawah. Dan tak berapa lama orang yang ditunggu keluar, orang itu memakai baju yang bagian pundak dan ketiaknya terbuka. Lalu dia mulai menyapu halaman rumahnya sambil membungkuk, sehingga sebagian payudaranya yang besar terlihat dari kaca aku berada. Melihat payudara yang selalu ditopang oleh BH hitam 36B itu merupakan rutinitas setiap pagi.

Tetanggaku itu biasa kupanggil tante Dinda . Dia sudah menjanda sekitar 2,5 tahun dan memiliki dua anak. Joko, 6 tahun ikut bapaknya dan Dini, 3 tahun ikut tante Dinda . Tante Dinda berprofesi sebagai guru TK dan dia sangat menjaga penampilan tubuhnya. Sehingga di usia 43 tahun dia terlihat 10 tahun lebih muda. Kalo artis dia seperti Betharia Sonata yang di usia kepala 4 tetap terlihat segar dan menggairahkan dan Chintami Atmanegara dengan payudara yang kencang dan merangsang.

Hari itu hari Minggu jam 10:15. Karena bosan aku pergi ke sebelah untuk main. Tante Dinda berteman dengan ibuku sejak SMP sehingga hubungan kekeluargaan kami sangat kuat. Kupanggil nama Tante Dinda dan Dini, tapi tidak ada yang jawab akhirnya aku cuek dan langsung masuk ke dalam. Aku biasa nemenin Dini main sambil sekalian ngintip payudaranya tante Dinda . Sampai ruang tengah kulihat TV masih menyala dengan Volume kecil dan tante Dinda tidur di kasur depan TV itu. Waktu itu tante Dinda memakai baju seperti kaos singlet laki-laki, warnanya coklat muda.

Yang membuat aku menahan napas karena salah satu payudara tante Dinda agak kelihatan karna kaosnya tersingkap ke atas sebagian, sementara tangannya menjadi bantalan kepala. Setan masuk kepalaku, pelan-pelan aku maju untuk mematikan TV, setelah itu aku jongkok dengan posisi di atasnya. Kugulung sedikit lagi kaosnya, sehingga kini kedua payudaranya terlihat.

Belum pernah aku melihat payudara tante Dinda sejelas dan sedekat itu. kuusap kedua payudaranya perlahan sementara mulutku menelusuri tiap jenjang lehernya. Kuteluspkan tanganku kedalam BHnya untuk meraih pentil payudara tante Dinda . Saat tersentuh matanya tiba-tiba terbuka. Spontan tanganku menahan kedua tangannya, mulutku menyerbu mulutnya dan kakiku mengunci kakinya.

” Lepasin Son.. apa apaan ini..?? ” katanya berusaha berontak.

” Tante, Sonny akan muasin tante.. gak usah ngelawan ” satu tanganku turun dan memilin-milin salah satu puting susunya yang mulai mengeras.

” Aaakh.. tapi bukan kaya gini caranya son ” jawabnya dengan suara yang bergetar.

” Pokoknya tante rasakan dulu.. abis itu terserah tante aja” bisikku sambil menjilat lubang kupingnya.

” Ya udah terserah kamu aja ” katanya sambil membuang muka ke samping.

Kubuka kaos tante Dinda dan kubaringkan lagi badannya setelah itu kusingkap BH hitamnya dan langsung kusedot kedua puting susu tante Dinda yang kencang kemerah-merahan, sementara tanganku membuka celana dan CDnya. Kulihat vaginanya yang ditumbuhi oleh rambut-rambut halus yang lebat, kucium vaginanya dan tanganku meremas remas pantatnya. Pelan-pelan lidahku yang basah menelusup himpitan daging yang lembut dan meneyntuh kloritas didalamnya.

” aakh..mmh..aakkrrh ” tante NDinda ita merintih menahan rasa nikmat yang sudah lama tidak dia rasakan. Tante Dinda menggeliat liar, langsung kupegang pahanya. Kutarik lidahku dan kembali kucium sekitar vaginanya sampai tenang lagi. Kembali kumasukkan lidahku sampai menyentuh kloritasnya, tante Dinda menggeliat tapi tidak seliar tadi. Kelihatannya tante Dinda sangat menikmati tarian lidahku dalam vaginanya, terlihat dari tangannya yang meremas remas puting susunya sendiri. rangsangan semakin ditingkatkan ke seluruh bagian dalam vaginanya.

” oouuh.. yahh.. terus son” desah tante Dinda yang sudah terangsang. Napasnya memburu tak karuan. Kadang-kadang kuhisap dengan tiba-tiba sehingga tante Dinda menggeliat dengan cepat, tubuhnya naik turun bahkan berputar-putar mengikuti jilatanku. Beberapa menit kemudian tubuh tante Dinda menegang dan menjepit kepalaku dengan sepasang paha mulusnya. Kedua tangannya mendorong kepalaku agar lebih masuk kedalam vaginanya yang mengeluarkan cairan hangat.

” aakhh..oouhh..sshh ” rintihnya tak tertahan. dengan perlahan tante Dinda mengendurkan jepitannya, aku berdiri untuk membersihkan wajahku kulihat tante Dinda masih menikmati sisa orgasmenya. Pasti sudah lama vaginanya tidak dijilat seperti tadi pikirku tersenyum.

Saat aku kembali tante Dinda berjalan terhuyung-huyung ke kamarnya. Didepan pintu kusergap dia dan tanganku langsung meremas-remas susunya. Ia mendesah halus kemudian berbalik dan langsung menyerbu bibirku. Mulut kami berpagutan dan lidah kami berperang di dalam sana. Sementara tangan tante Dinda sibuk mempreteli baju dan celanaku sampai tak ada lagi benang di tubuh kami berdua. Setengah takjub tante Dinda melihat penisku yang sudah membesar sempurna, dia meremas-remas penisku cukup lama sambil menjilatinya sampai akhirnya dia menelan habis semua batang penisku itu.

” Ooo.. aarghh.. yaah ” desahku saat tante Nia maju mundur mengulum penisku sementara lidahnya menari-nari di sekitar penisku yang terkulum. Setelah beberapa menit kucabut penisku dan kutarik kepalanya dia terlihat kecewa.

” tante aku udah gak tahan ” bisikku sambil mengelus pantatnnya.

” ya udah .. tapi pelan-pelan aja ya ” sambil membuka agak lebar kedua pahanya.

Secara perlahan aku masukkan penisku kevagina tante Dinda dengan dibantu kedua tangannya. Kurasakan sensasi yang luar biasa saat penisku mulai tenggelam didalam vagina tante Dinda , otot-otot vaginanya terasa menekan-nekan penisku. Tante Dinda cuma bisa mendesah menikmatinya. Kemudian dengan ngangkang lebar tante Dinda biarkan aku leluasa menggenjot vaginanya. Keringatku bercucuran menyatu dengan keringatnya, mata tante Dinda terpejam dan mulutnya mendesah tak karuan. Kenikmatan mulai menjalari tubuh kekarku, kukencangkan otot perutku penisku semakin keras memanjang.BANDARQQ

” Aaah.. oough ” ia mengerang keras. bobot tubuhnya tak sanggup ditopang lututnya yang goyah oleh rasa nikmat yang tak terkira, aku terus menggerakkan pantatku maju mundur sambil mendengar suara kecipak lendir yang membanjiri vaginanya. Akhirnya dengan mengerahkan sisa tenagaku kusentakkan pantatku kedepan untuk membenamkan penisku sedalam-dalamnya dilobang vaginanya. Tante Dinda kembali menjerit halus dan tubuh kami menyatu. Tangannya ketat memelukku kepalanya tersekat di bahuku sehingga jeritannya tersekat disana. Kurasakan gelombang nikmat orgasme merayapi tubuhku, kuremas kuat pantatnya tubuh kami diam membatu mereguk sisa kenikmatan.

setelah puas tante Dinda menarikku berbaring menindihku. Kunikmati setiap sentuhannya pada badanku. Sekitar 15 menit kubaringkan dia kubuka pahanya lebar-lebar kumasukkan lagi penisku dengan cepat kelubang vaginanya dan tante Dinda mendesah kecil. Dengan segera desahan itu menjadi erangan dan jeritan ketika aku mempercepat gerakan pantatku. Tangannya bergerak tak tentu demikian pula kakinya yang mengangkang lebar itu.

” aargghh.. oouuhh” jerit tante Dinda . Tapi aku tak memperdulikan jeritannya itu, pantatku terus beraksi, penisku menerobos masuk ruang vaginanya. Kurasakan lahar panas dipenisku akan meledak. Maka kurangkul pundaknya dan mulutku kubenamkan di leher tante Dinda , dengan satu hentakan pantat yang keras kubenamkan penisku sedalam-dalamnya dilubang vaginanya. Pantatnya bergetar hebat menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya. Pahanya membelit erat pinggangku dan mulutnya menjerit tak karuan kemudian gelombang orgasme melanda seluruh tubuhku. ” Crot..crot..crot” spermaku mengalir deras di liang vaginanya diiringi jeritan keras tante Dinda . POKERRR

” Tante sudah puas kan?” bisikku. Dia mengangguk dan akhirnya kami berdua tertidur tanpa sempat merubah posisi.

Sejak kejadian kami sering melakukannya di saat tidak ada orang terkadang juga kami check in di hotel ,  yang penting kami sama2 puas.

SUMBER : CERITASEKSONLINE.COM

Satu tanggapan untuk “Tante Dinda Janda Sebelah RumahKu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *