Skandal Seks Bus Malam

CERITA SEKS ONLINE –

Terlihat wanita jilbab yang berumur 30an tahun itu sedang duduk di salah satu bangku bus malam. Aku mengenalnya wanita itu adalah salah satu kader partai di kotaku, dia saat itu sedang dalam perjalanan menuju ke Jakarta untuk rapat kerja nasional besok di gedung wanita. Wanita itu kabarnya sendiri selama 7 bulan karena suaminya kerja di luar jawa sebagai pemimpin perusahaan.

Terpaksa wanita berwajah cantik ini memutuskan berangkat sendiri ke Jakarta,untuk menghadiri Rakornas itu setelah mendapat izin dari suaminya yang berada di Luar Jawa. Semula dia hendak ikut rombongan Kader Wanita Partai lainnya yang mencarter mobil pribadi ke Jakarta,namun setelah berselisih paham dengan ketua rombongan kemarin yang membuatnya jengkel,wanita berjilbab ini akhirnya memutuskan untuk berangkat sendiri, agar rasa jengkel yang dirasakannya reda.Wanita bernama Jana ini merasa aman di jalan walaupun dia sendirian, tanpa suaminya. Dengan tubuh terbungkus jubah panjang berwarna hijau dan berjilbab putih lebar hingga menutup sampai pantatnya,Jana  berpikir siapa yang berani usil meggodaku??.

Bus terus melaju menyusuri jalan berkelok di sekitar Magelang. Hujan mulai turun sehingga bus yang ber-AC itu kian terasa dingin. Jana mengambil Majalah Ummi dari tas,sesaat kemudian wanita berjilbab ini tenggelam dalam lembaran-lembaran halaman Majalah untuk Muslimah itu. Menjelang kota Salatiga Majalah Ummi edisi terbaru itupun habis terbaca. Tak sengaja Jana melirik ke samping teman duduknya yang sekilas nampaknya seorang pemuda. Ups..hati Jana tergetar ketika menyadari pemuda di sampingnya ternyata juga sedang memperhatikannya. Pemuda itu terlihat gugup ketika mata Jana memergokinya. Segera saja dia membuang muka di mata Jana pemuda itu terlihat cukup baik dan santun ,usianya mungkin sekitar 25 thnan.

Sebagai seorang wanita bersuami yang telah matang berusia 32 th dengan tiga orang anak, Jana hanya tersenyum melihat kegugupannya. “Mau ke Jakarta dik?’tegur Jana mengawali pembicaraan..Pemuda itu menoleh dan tersenyum,lantas mengangguk..kemudian dia balik bertanya dengan pertanyaan yang sama kepada Jana .Entah mengapa kemudian Jana menjadi akrab dengan teman duduknya tersebut yang walaupun dia seorang laki-laki yang asing. Padahal Jana bukan seorang wanita yang mudah akrab dengan laki-laki lain sebagaimana Kader Wanita Partai lainnya.

Akhirnya Jana mengetahui pemuda itu bernama Rendy ,seorang Mahasiswa di Yogya. Tapi ada perlu sebentar ke Jakarta sehingga dia berada di bus ini,wajahnya ganteng dan sangat simpatik. Dalam perbincangan itu,entah mengapa diam-diam Jana membandingkan Rendy dengan Mas Imam, suaminya yg sejak setengah tahun lalu berada di Luar Jawa.Jana  melihat tubuhnya sama dengan suaminya,atletis dan tegap namun kalau wajah Rendy lebih ganteng dan kulitnya lebih bersih dan putih dibanding suaminya. Bahkan dengan dada berdesir,Jana akhirnya menyadari kalau wajah Rendy mirip sekali dengan bekas pacarnya dahulu sebelum dia mengikuti kajian dan akhirnya menjadi Kader Partai dengan jilbab lebar dana pakaian rapat menutup sekujur tubuhnya.

Selama ini,Jana  memang merasa kesepian,setelah hampir 7 bulan ditinggal suaminya ke Luar Jawa.Walaupun 3 anaknya dapat menghiburnya, tapi Jana adalah seorang wanita yang masih relatif muda sehingga hasrat biologisnya seringkali mengganggu wanita berwajah cantik ini.Hanya karena dia menyadari dirinya sebagai wanita berjilbab sekaligus Kader Wanita Partai , hasrat biologisnya tidak menyebabkan jatuh dalam perzinahan. Namun saat ini Jana merasa terguncang dengan kehadiran Rendy yang mirip sekali dengan bekas pacarnya dulu.

Saat ini, seolah Jana berada di masa awal-awal kuliah dulu,saat pertama kali jatuh cinta dan berpacaran. Sebenarnya Jana masih mencintai bekas pacarnya itu, hanya karena dia ikut kajian Tarbiyah yang membuat dia memutuskan hubungan dengan pacarnya.Pacarnya yang sangat kecewa dengan diputusnya hubungan kemudian memilih ke Amerika dan melanjutkan kuliah di sana sementara Jana kian aktif dalam Kajian kemudian menikah dengan salah seorang anggota Kajian tersebut dan akhirnya menjadi Kader Wanita Partai seperti sekarang ini.

Wanita berusia 32 tahun ini bagaikan lupa keadaan dirinya ketika berbincang kian akrab dengan Rendy. Ketika berulangkali mahasiswa ini memuji kecantikan wajahnya, Jana menjadi salah tingkah. Kader Wanita P ini merasa tersanjung dengan pujian Rendy , sebagaimana pacarnya dahulu sering menyanjungnya.“Ah dik Rendy,Mbak udah tua..”desis Jana dengan wajah terasa panas mendengar pujian itu walaupun dalam hati Jana merasa senang. “Bener kok mbak..mbak begitu cantik, manis apalagi pakai jilbab seperti ini,jadi kian anggun beruntung deh yang jadi suami Mbak..”kata Rendy Seraya lekat memandang wajah Kader Wanita P ini “Aihh..dik Rendy..udah..udah”seru Jana gemas,dan tanpa sadar jemari wanita berjilbab ini mencubit lengannya yang membuat Rendy meringis.

Namun sesaat Jana kemudian tersadar,kalau dia adalah seorang wanita bersuami,apalagi dia adalah seorang Kader Wanita P yang mengenakan jilbab. Wajah Jana terasa memanas ketika wanita berjilbab ini melihat Rendy tersenyum-senyum setelah dicubit.“Jari mbak Jana …halus..lentik..”desisnya sambil tersenyum..namun Kader Wanita P ini tak lagi menanggapinya.Jana  mulai merasa dia mendapat pengaruh aneh dari pemuda di sampingnya itu, sehingga dia begitu mudahnya akrab dengannya, atau mungkin kemiripan wajah Rendy dengan bekas pacarnya dulu yang membuat Jana bagaikan hanyut.

Skandal Seks Bus Malam

Pukul 9 malam,bus yang Jana tumpangi telah masuk kota Tegal.Hujan begitu deras di luar bus menimbulkan suara deru yang cukup keras. Wanita berjilbab ini melihat seluruh penumpang bus malam ini telah tertidur lelap,kecuali sopir bus dan kondektur yang dilihatnya tengah bercakap-cakap jauh di depan sana.Jana  melirik ke sebelah,ibu muda ini melihat Rendy pun telah tertidur dengan pulasnya, bahkan tubuhnya miring menghadap ke arah Jana . Tanpa sadar, Jana kembali menikmati kegantengan wajah anak muda yang mirip sekali dengan pacarnya yang dulu.Wajah itu terlihat semakin menarik saat terlelap pulas seperti ini. Dengan sedikit menggigit bibir, Jana mengamati Rendy dari rambutnya, wajahnya dan terus tubuhnya yang terbungkus jaket almamater kampusnya. Tapi sesaat kemudian,darah Jana terkesiap saat mata wanita berjilbab ini menatap celana yang dipakai anak muda ini…

“Ihh!!” desah wanita berjilbab ini kaget ketika Jana melihat ternyata resleting celana Rendy kini terbuka,padahal posisinya bersandar di kursi dengan menghadap ke arah Jana . Badan wanita berjilbab ini gemetar dengan mata membelalak lebar ketika menyadari Rendy ternyata tidak memakai celana dalam di balik jeans yang dipakainya,sehingga mata Kader Wanita P ini membentur batang kemaluan Rendy yang terlihat jelas dari resleting yang terbuka itu.Jana  memalingkan pandangannya dengan nafas yang mulai memburu dan dada yang berdegup kencang. Jana memejamkan matanya rapat-rapat berusaha mengusir bayangan yang dilihatnya tadi,namun justru ingatanya kembali saat dia berpacaran dahulu ketika dia diminta oral sex oleh pacarnya.

Semakin lama justru bayangan itu yang lebih menguasai dirinya. Perlahan Jana memalingkan wajahnya kembali,sesaat memandang wajah Rendy yang masih pulas. Kemudian mata Kader Wanita P  ini kembali menikmati batang penis anak muda ini yang terlihat jelas dari resleting jeans yang terbuka itu. Jana melihat Penis Rendy dalam keadaan tegang dan mengeras yang membuatnya gemetaran. Baru pertama kali ini Kader Wanita P ini melihat batang penis laki-laki selain milik suami dan bekas pacarnya. Birahi wanita berjilbab ini mulai terpancing saat menyadari penis milik Rendy berukuran lebih besar dan panjang dibanding milik suaminya atau bekas pacarnya dulu. Jana semakin gemetaran ketika tiba-tiba Rendy menggeliat dalam tidurnya yang membuat jeans yang telah terbuka resletingnya itu kian lebar terbuka.

Jana nyaris terpekik kecil,ketika wanita berjilbab ini melihat setelah jeans itu kian terbuka, penis Rendy justru tersembul keluar. Seakan akan memamerkan keperkasaannya kepada wanita berjilbab yang cantik ini.Setelah beberapa saat berusaha untuk memalingkan dari pandangan yang menggetarkan jantungnya akhirnya saat mata Jana nanar memandang penis yang mengagumkan itu. Penis Rendy yang tegang keras dengan otot yang melingkari pada batang yang besar dan panjang itu kian menambah kesan perkasa, membuat Jana semakin gemetar. Ujung kemerahan penis itu terlihat mengkilat-kilat sementara dari pangkal penis itu nampak tersembul bulu-bulu kemaluan yang tercukur rapi. Tanpa sadar mata Kader Wanita P ini justru menikmati penis mahasiswa di sampingnya itu.

DAFTARKAN DIRI ANDA DAN DAPATKAN HADIAH UTAMA YAMAHA AEROX !! KLIK DISINI

Beberapa saat kedua mata Jana menikmati penis Rendy yang telanjang di depannya itu sebelum wanita berjilbab ini akhirnya membuang muka ke luar jendela bus dengan wajah yang terasa panas,Badan Kader Wanita P ini terasa panas dingin gemetaran dan nafasnya mulai tersengal,sementara kemaluan Jana juga mulai terasa gatal. Jana memejamkan mata berusaha menekan birahi yang mulai menyerangnya. Ouhhhh Hujan yang deras mengguyur bus yang dinaiki Jana membuat suasana bus ber Ac itu kian dingin,namun justru badan wanita berjilbab ini terasa panas.

Baru sejenak Jana memejamkan mata,mendadak wanita berjilbab ini dikejutkan oleh elusan yang merayap di pahanya. Jana membuka mata dengan rileks,namun sedetik kemudian Kader Wanita P ini membeku bagaikan menjadi patung es. Ketika menyadari tangan yang merayap di pahanya adalah tangan pemuda di sampingnya. Badan wanita muda ini menjadi kejang ketika tangan kanan Rendy mengelus perlahan pahanya yang masih tertutup jubah hijau yang dikenakannya,sementara Jana melihat Rendy masih terlelap. Entah kenapa, Jana hanya mampu menggigit bibir,ketika tangan Rendy mulai nakal melepas kancing jubah yang dikenakannya pada bagian perut, (karena kebetulan bentuk jubah yang dipakai Jana adalah jubah dengan kancing depan ke bawah),sehingga beberapa kancing jubah yang dikenakan Kader Wanita P inipun terlepas.Badan Jana kian menggigil,ketika tangan Rendy mulai menyusup di balik jubah yang dikenakannya. Perlahan wanita berjilbab ini merasakan tangan pemuda itu mengelus perutnya beberapa kali.

Lantas Kader Wanita P ini merasakan tangan itu pemuda ini bergerak mengelus bagian bawah perutnya sampai wanita ini merasakan celana dalam yang dipakai wanita berjilbab ini tersentuh oleh jari jari tangan Rendy . Ingin rasanya Jana menepis tangan laki-laki kurang ajar yang tengah menggerayangi daerah terlarang wanita berjilbab ini itu. Namun entah mengapa semuanya terasa beku, tubuhnya hanya mampu menggigil menahan birahi ketika tangan Rendy mengelus-elus selangkangannya yang masih terbungkus celana dalam hingga ke duburnya. Beberapa kali Jana merasakan kemaluannya yang masih terbungkus celana dalam itu dielus- elus tangan Rendy dan diremas-remasnya lembut. Tanpa sadar Jana justru membuka kedua pahanya kian lebar sehingga tangan Rendy kian leluasa menggerayangi kemaluannya yang masih tertutup.

Jana mulai mendesah perlahan,ketika tangan Rendy terasa menyusup ke balik celana dalam yang dikenakannya lantas menarik-narik rambut kemaluannya yang tumbuh lebat tak tercukur. Jemari tangan Rendy menyusuri gundukan bukit kemaluan wanita berjilbab ini kian ke bawah hingga sampai celah liang kemaluannya. Kader Wanita P nyaris histeris menahan nikmat ketika bibir liang kemaluannya itu diusap pelan oleh jemari tangan Rendy . Sekian lama daerah tersebut tak tersentuh tangan laki-laki,namun kini diusap oleh tangan laki-laki yang bukan suaminya.

Rasa birahi ternyata telah membutakan kenyataan bahwa tangan laki-laki yang tengah menyentuh kemaluannya bukanlah suaminya. Justru Jana mulai menggelinjang saat jemari tangan Rendy mengelus-elus perlahan bibir kemaluannya beberapa saat. Lantas wanita berjilbab ini merasakan bibir kemaluannya itu dibukanya dan jemari tangan Rendy pun segera melesak ke dalam liang kemaluan yang telah mengeluarkan tiga orang anak.Tubuh Jana gemetaran dan mulutnya mendesah saat kemudian kelentit dalam kemaluannya disentuh oleh jemari tangan Rendy lantas dipilinnya lembut membuat Kader Wanita P ini nyaris terlonjak dari tempat duduknya..

“Ohh..enaaak..sshhh”‘desah Jana lirih dengan tubuh menggelinjang. Tanpa disadarinya kedua tangan wanita berjilbab ini juga meremas-remas buah dada yang masih terbungkus pakaian dan jilbab sehingga membuat kusut jilbab putih lebar yang dikenakan Kader Wanita P ini. Jana tak lagi menghiraukan keadaan bus yang dia tumpangi dan statusnya sebagai Kader Wanita P yang berjilbab serta bersuami. Yang dirasakan Kader Wanita P ini adalah kenikmatan yang menjalar ke sekujur tubuhnya,oleh jemari tangan Rendy di liang kemaluannya. “Ahh..sshh…dik Rendy ..jangaaan”rintih Jana lirih namun terasa nikmat luar biasa. Tubuhnya menggelinjang di kursi bus yang masih tetap melaju itu. Untunglah hujan begitu deras sepanjang perjalanan,sehingga desahan dan rintihan wanita berjilbab ini tertelan gemuruh oleh hujan di luar.

Sembari menggeliat menahan kenikmatan yang dirasakan nya,mata Jana melirik ke wajah Rendy . Namun betapa terkejutnya aku ketika melihat ternyata pemuda ini sedang tersenyum-senyum memandangnya penuh birahi dengan nafas yang memburu.“Rendy !!”pekik Jana lirih aget. “jangaan..ohhh..dik Rendy ..jangaan” Namun Rendy tak menghiraukan pekikan Kader Wanita P ini. Justru wanita ini merasakan jari-jari tangan Rendy kian dalam memasuki liang kemaluannya.Jubah hijau yang dikenakan Jana tampak menggelembung di bagian selangkangan oleh tangan Rendy . Tangan yang terlihat kukuh itu,hanya tampak setengah lengan,sementara telapak tangan dan sebagian lengannya hilang menyusup ke balik jubah yang dikenakan Kader Wanita P ini,bahkan ke balik celana dalam yang dikenakannya

Jana menjadi semakin kian gila,ketika dirasakannya jari-jari tangan Rendy menyentuh dinding liang kemaluannya itu. Rasa nikmat yang luar biasa terasa di sekujur tubuh Kader Wanita P ini yang membuatnya kian tersengal.Jana  merasakan bagian terlarangnya kian berdenyut- denyut seiring gerakan pinggulnya yang menggeliat penuh nikmat. “ohh ..jangaaaan… jangaan..dik…”desah Jana lirih. Kader Wanita P ini masih menyadari bahwa dia berada di bus umum sehingga Jana takut diketahui penumpang lainnya.Namun derasnya hujan dan posisi tempat duduk mereka tanpa penumpang lainnya di bagian belakang ,membuat kekurangajaran Rendy ini leluasa dinikmatinya. Kader Wanita P ini hanya pasrah dalam kenikmatan,ketika bagian terlarangnya itu diobok-obok Rendy dengan tangannya. Mata wanita berjilbab ini merem melek menahan kenikmatan yang luar biasa dalam kemaluannya itu. Hanya desahan lirih penuh nikmat dan gelinjangan tubuh yang kian liar di bangku bus malam ini.

Jana hampir mencapai puncak kenikmatanku ,ketika mendadak kepalanya yang berjilbab di tarik Rendy ke arahnya . Belum hilang kagetnya ,Rendy  telah menekan kepala Kader Wanita P ini ke arah selangkangannya. “Aih !!”jerit Jana spontan ketika wajahnya tertarik ke arah selangkangan Rendy . Jana baru ingat kalau penis Rendy tersembul keluar dari balik jeans yang dipakainya,ketika mata Kader Wanita P ini menatap sebatang penis yang besar dan panjang tegak mengeras di depan hidungnya.Badan Jana menggigil melihat keperkasaan penis anak muda ini. Wanita ini melihat penis Rendy jauh lebih panjang dan besar dibanding penis mas Imam ataupun bekas pacarnya,dan saat ini Rendy memaksanya untuk mencium dan mengulum penisnya.

Jana menggeleng,menolak kemauan anak muda ini sehingga membuat beberapa kali penis itu melenceng mengenai pipinya setelah Rendy menekan kepalaku. Tubuh Kader Wanita P ini mengejang hebat oleh perasaan jijik dan ingin..“jangaaan dik ..aku nggak mau…jangaaan” pinta Jana lirih Namun Rendy tak peduli. Sekali lagi dia menekan kepala wanita ini agar mau menciumi penisnya. Kali ini Jana pasrah,seakan tak punya tenaga menolak ketika kepalanya ditekan ke arah selangkangan Rendy .

AGEN POKER ONLINE CEMEQQ CAPSAQQ DOMINOQQ BANDARQQ

“Uff !!”hanya itu yang sempat keluar dari mulut Jana ,ketika batang penis yang besar dan panjang itu menyumpal mulutnya. Jana lupa dengan rasa enggan dan jijik ketika penis yang besar ini berada dalam mulutnya.Dengan refleks Kader Wanita P ini menjilati penis Rendy dengan lidahnya lantas menghisapnya penuh nafsu yang menggelora. Jana tak lagi memperdulikan lagi keadaannya yang awut- awutan dengan jilbab yang kusut. Wanita berjilbab ini hanya merasakan keasyikan menghisap penis Rendy yang besar dan panjang..enaak..Kenangan ketika mengulum penis pacarnya 10 tahun lalu seakan kembali lagi.

Dalam keadaan Jana menghisap dan menciumi penis Rendy ,tangan anak muda ini tetap menggerayangi liang kemaluannya dan membuat gerakan- gerakan ritmis seakan sebatang penis memasuki liang kemaluan wanita beranak tiga ini.Dan Jana pun membiarkan ketika tangan Rendy yang lain menggerayangi dadanya dan meremas-remas bukit di dadanya dengan penuh nafsu, yang membuat kusut jilbab putih yang dikenakan Kader Wanita P ini.Bahkan Jana merasakan tangan Rendy yang meremas-remas dadanya itu,menyusup ke balik jilbab yang dikenakannya lantas membuka kancing- kancing jubah yang dikenakannya di bagian dada,kemudian tangan itupun menyusup ke balik jubah yang dipakai Kader Wanita P ini pada bagian dada.

Tubuh Jana mengejang tak karuan ketika wanita P ini merasakan tangan Rendy merayap di balik BH yang dikenakan wanita berjilbab ini, lantas meremas-remas kedua payudaranya secara bergantian. Jana semakin menggelinjang saat Kader Wanita P ini merasakan puting susu yang biasa dihisap kedua anaknya ,kali ini dipelintir pelan oleh jari-jari tangan Rendy ,wanita ini merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa.Jana  nyaris memekik-mekik oleh kenikmatan birahi yang sekian bulan tak pernah didapatinya sejak suaminya pergi. Namun untunglah mulut Jana saat ini tersumpal oleh batang penis Rendy yang besar dan panjang itu. Rendy pun mulai merintih rintih saat penisnya dikulum dan dihisap dengan kuat oleh Kader Wanita P ini.

Namun agaknya Rendy masih menyadari semua ini terjadi di bus umum,sehingga Rendy berusaha menahan rintihan kenikmatannya agar tidak terdengar penumpang lain.Saat Rendy dan Jana sedang menuju puncak birahi mereka, mendadak bus Rosalia Indah berbelok ke halaman sebuah rumah makan di daerah Cirebon lantas berhenti. Kedua manusia ini terkejut karena lampu bis yang semula remang-remang dinyalakan hingga menjadi terang benderang.

Dengan kegugupan luar biasa, Jana segera melepaskan penis Rendy yang ada di mulutnya lantas dengan cepat dia membenahi kancing-kancing jubahnya yang terbuka. Jilbab putih lebar yang semula awut-awutan pun segera dibenahi. Wajah wanita cantik kader Partai ini merah padam. Rendy pun dengan bergegas membenahi resleting celana jeansnya sebelum seluruh penumpang terbangun. Tak lama kemudian, kondektur bus segera membangunkan para penumpang dan meminta mereka untuk turun beristirahat. Memang demi keamanan, apabila bus berhenti pada rumah makan, seluruh penumpang diminta untuk turun.

Dengan agak malas-malasan para penumpang pun satu persatu menuju rumah makan untuk beristirahat atau sekedar ke toilet termasuk Rendy dan Jana . Jana masih tengah berusaha menyadari keadaan dirinya, ketika tiba-tiba Rendy menggamit lengannya. “Mbak kita turun di sini saja” desis mahasiswa sebelahnya tersebut. Wanita P yang masih berwajah kemerahan itu mengernyitkan keningnya. “Saya harus ke Jakarta, ada rapat Partai ” jawab Jana

“Aah..besok pagi aja ke Jakartanya…..”sergah Rendy , lantas tangan ibu muda berusia 32 tahun ini ditariknya bahkan tas yang dibawa Jana pun segera diambilnya.

Ketika seluruh penumpang beristirahat di rumah makan, Jana justru ditarik Rendy menuju ke sebuah Losmen terdekat. Entah kenapa, wanita Partai yang alim ini seakan tak kuasa untuk menolak ajakan mahasiswa ini. Bahkan ketika Rendy meminta Kartu Anggota Partai yang dipunyainya sebagai tanda pengenal yang diminta petugas losmen, Jana segera memberikannya.

“jangan curiga pak, kami anggota P dan sudah menikah….ini KTA istri saya, kebetulan dompet saya ketinggalan” kata Rendy lantas tanpa kesulitan, petugas losmen yang melihat kealiman Jana segera memberikan kunci kamar yang diminta. Petugas losmen ini memang yakin kalau pasangan ini adalah pasangan suami istri, walaupun dilihatnya wanitanya terlihat lebih tua dari laki-lakinya.Jana  masih tercekam perasaan aneh, ketika Rendy telah menutup pintu kamar Losmen dan mengunci pintunya. Rendy tersenyum penuh nafsu ketika dilihatnya Jana masih termangu- mangu kebingungan. “jangan bingung mbak, mbak besok masih bisa ke jakarta. sekarang kita istirahat dulu.” kata mahasiswa ini sambil melepas jaket almamater yg dipakainya lantas menghampiri wanita P yang cantik ini.

Wanita Partai berwajah cantik setengah meronta ketika tangan Rendy tiba-tiba merengkuh tubuhnya lantas memeluknya dengan ketat.” Mbak Jana …..cantik sekali !”desah Rendy yang kini memeluknya lantas tanpa mendapat perlawanan dari Jana , bibir mahasiswa ini segera melumat bibir wanita berusia 32 tahun ini dengan penuh nafsu.Jana  menggelinjang ketika bibirnya dilumat oleh mahasiswa tampan ini. Bahkan ketika tangan Rendy menggerayangi dadanya yang masih tertutup jubah dan jilbab putih yang panjang lantas meremas-remasnya. DOMINOQQ

Wanita Partai ini mulai merintih. Akal sehatnya telah hilang berganti dengan hasrat untuk mendapatkan kepuasan yang sekian bulan tak pernah didapatkannya. Beberapa saat kedua bibir itu saling melumat dengan nafas yang mendengus-dengus, sebelum kemudian keduanya rebah berguling ke atas ranjang kamar losmen itu hingga menimbulkan derit agak nyaring. Kedua manusia lain jenis ini masih bercumbu dengan hangat di atas ranjang. Tubuh Jana menggelinjang-gelinjang hebat oleh desakan birahi yang dirasakan wanita ini. Gelinjangan Jana yang liar ini ternyata menyebabkan jubah panjang yang semestinya menutupi tubuh wanita Partai ini hingga mata kaki, tersingkap sangat lebar hingga ke pinggang dan celana dalam yang dipakainya kini terlihat membuat Jana terlihat nyaris telanjang.

Saat Rendy melepaskan ciumannya, mata mahasiswa ini melotot lebar melihat keadaan Jana . Di kampus Rendy , banyak mahasiswi yang aktif sebagai kader wanita Partai . Rendy tak pernah melihat tubuh mereka karena tubuh mereka selalu tertutup dengan pakaian jubah panjang hingga mata kaki, tetapi yang dilihatnya malam ini adalah pemandangan seorang kader wanita Partai yang sangat merangsang. Jana adalah seorang wanita cantik berusia 32 tahun selalu menutup tubuhnya dengan pakaian panjang yang menutup hingga mata kaki, tetapi malam ini jubah panjang yang dipakainya tersingkap hingga ke pinggang sampai celana dalamnya terlihat. Sepasang betis Jana memang masih tertutup kaus kaki berwarna krem yang panjang namun sepasang paha wanita berkulit putih mulus ini telanjang hingga ke pangkal pahanya.

Sepasang paha wanita Partai ini terlihat sangat padat dan kencang serta sangat mulus tanpa cacat hingga selangkangannya. Libido Rendy semakin menggelegak melihat selangkangan Jana yang masih tertutup celana dalam warna putih dengan ketat. Celana dalam katun itu cukup tipis untuk memamerkan belahan kemaluan wanita Partai yang sangat montok membukit serta sejumput rambut hitam yang menghiasinya. Celana dalam putih tersebut terlihat mulai agak basah. Jana terpekik lirih ketika tanpa diduganya, Rendy membuka kedua pahanya lantas wajah mahasiswa yang baru dikenalnya dalam bus dirapatkan pada bagian yang paling dijaganya selama ini lantas dirasakannya bagian kehormatanya ini dicium dan dikunyah-kunyah oleh mahasiswa ini dengan sangat bernafsu.

Wanita Partai yang cantik ini hanya menggeliat-geliat sambil merintih rintih hebat menahan birahinya, terlebih ketika Rendy menarik turun celana dalam yang menutupi bagian tubuhnya yang paling dijaga ini, lantas dikunyah- kunyah kembali oleh mahasiswa ini, Jana mengerang-ngerang penuh birahi.Jana  sudah menikah lebih dari 5 tahun, namun baru sekarang inilah kemaluan wanita ini diciumi dan dikunyah-kunyah yang membuatnya terangsang hebat.

Jana sudah benar-benar lupa dengan statusnya sebagai istri sekaligus Kader Wanita Partai sehingga wanita ini tak menolak ketika beberapa saat kemudian, Rendy yang telah puas dengan kemaluan wanita ini melucuti seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya.Kamar Losmen ini menjadi saksi ketika seorang kader wanita Partai yang alim ditelanjangi oleh laki-laki yang bukan suaminya. Ketika jubah panjang berwarna hijau yang dipakai Jana sejak dari Jogja dilucuti dan tergeletak di lantai kamar.

Disusul kemudian jilbab putih lebar yang menutupi kepalanya pun juga tergeletak di lantai, lantas celana dalam dalam dan BH juga kini teronggok di lantai. Kaus kaki dan rok dalam yang semula ikut menutupi bagian tubuhnya kini pun teronggok di samping jubah dan jilbab panjang itu. Jana , seorang kader wanita Partai yang cantik kini telanjang bulat di depan seorang mahasiswa yang bukan suaminya. Rendy terpesona melihat keindahan wanita yang kini terlentang bugil di atas ranjang. Mahasiswa ini nyaris tak percaya melihat dirinya mampu menelanjangi wanita yang semula kelihatanya sangat alim. Sungguh, Jana adalah seorang wanita yang nyaris sempurna.

Wajahnya lembut mirip Andi Meriem Mattalatta, rambutnya hitam ikal dan panjang tergerai hingga ke pundak. Kulitnya putih mulus dan sangat halus. Sepasang payudaranya juga montok membusung dengan puting susu kemerahan yang kini mencuat tegak. Perut ibu muda ini juga terlihat ramping nyaris tanpa kerutan. Kemaluan kader cantik Partai ini sangat montok dengan belahan kemaluan yang kemerahan serta rambut kemaluan yang agak lebat. Di Samping paha dan betis yang putih mulus yang kencang dan padat.

Rendy menjadi tak tahan. Mahasiswa ini segera melucuti seluruh pakaian yang melekat pada tubuhnya sebelum kemudian dia menindih Jana yang tengah pasrah. Jana sempat melirik penis besar Rendy sebelum penis besar dan panjang itu mulai melesak ke dalam liang kemaluan wanita Partai ini. Jana mengerang dan merintih kenikmatan saat dirasakannya penis Rendy menyusuri liang kemaluannya kian dalam, dan wanita ini harus membuka pahanya lebar-lebar karena baru kali ini kemaluan wanita berusia 32 tahun ini dimasuki penis yang besar dan panjang seperti milik Rendy .

Tak berapa lama kemudian, ranjang losmen itu berderit -derit ketika Rendy menaik turunkan pantatnya diatas kemaluan Jana . Kini Rendy  mulai menggerak-gerakkan penisnya naik-turun perlahan di dalam liang kemaluan Jana yang sempit dan hangat itu. Liang itu berdenyut- denyut, seperti mau melumat kemaluannya. Rasanya nikmat sekali. Rendy mendekatkan mulutnya ke mulut Jana . Mereka pun berciuman mesra sekali, saling menggigit bibir, bertukar ludah dan mempermainkan lidah di dalam mulut yang lain.

Tangan Rendy juga menggerayangi payudara putih mulus yang sudah mengeras bertambah liat itu. Diremas- remasnya perlahan, sambil sesekali dipijit-pijitnya bagian puting susu yang sudah mencuat ke atas. Tangan Jana membelai-belai kepala mahasiswa ini dengan lembut. Pinggul wanita Partai yang besar ini digoyang-goyangkan agar Rendy merasakan kenikmatan di dalam selangkangannya. Sementara vaginanya sendiri mulai berlendir dan gesekan alat kelamin kedua manusia lain jenis ini itu menimbulkan bunyi yang seret-seret basah. “Prrttt… prrrttt… prrttt.. ssrrrtt… srrrttt… srrrrttt… ppprttt… prrrttt…”

Penis besar Rendy memang terasa sekali, membuat kemaluan Jana seperti mau robek. Vagina wanita berusia 32 tahun ini menjadi membengkak besar kemerah-merahan seperti baru melahirkan. Membuat syaraf-syaraf di dalam liang senggamanya menjadi sangat sensitif terhadap gesekan kepala penis mahasiswa ini. Sodokan kepala penis itu terasa mau membelah bagian selangkangannya. Belum lagi urat-urat besar seperti cacing yang menonjol di sekeliling batang kemaluan Rendy membuat Jana merasakan nikmat yang luar biasa. Meski agak pegal dan nyeri tapi rasa enak di kemaluannya lebih besar. Ia merasakan seperti saat malam pertama.

Agak sakit tapi enak. Lendirnya kini makin banyak keluar membanjiri kemaluannya, karena rangsangan hebat pada wanita Partai ini. Ketika Rendy membenamkan seluruh batang kemaluannya,Jana  merasakan seperti benda besar dan hangat berdenyut- denyut itu masuk ke rahimnya.Perutnya kini sudah bisa menyesuaikan diri tidak mulas lagi ketika saat pertama tadi mahasiswa ini menyodok-nyodokkan penisnya dengan keras. Jana kini mulai menuju puncak orgasme. Vaginanya mulai menjepit-jepit dengan kuat penis Rendy . Kaki wanita Partai ini diangkat menjepit kuat pinggang Rendy dan tangannya menjambak-jambak rambut mahasiswa ini. BANDARQQ

Dengan beberapa hentakan keras pinggulnya, Jana memuncratkan cairan dari dalam lubang kemaluannya menyiram dan mengguyur kemaluan Rendy disertai erangan panjang penuh kenikmatan. Setelah itu Jana terkulai lemas di bawah tubuh berat Rendy . Kaki wanita Partai ini mengangkang lebar lagi pasrah menerima tusukan-tusukan kemaluan Rendy yang semakin cepat.Tanpa merasa lelah Rendy terus memacu penisnya dan sesekali menggoyang-goyangkan pinggulnya. Sepertinya ia ingin mengorek-ngorek setiap sudut kemaluan wanita alim ini. Suara bunyi becek makin keras terdengar karena liang kemaluan Jana itu kini sudah dibanjiri lendir kental yang membuatnya lebih licin.

Jana mulai merasakan pegal di kemaluannya karena gerakan Rendy yang bertambah liar dan kasar. Tubuhnya ikut terguncang-guncang ketika Rudi menghentak-hentakkan pinggulnya dengan keras dan cepat. “Plok.. plokk… ploll.. plookk… crrppp… crrppp… crrrppp… srrrpp… srrppp…” Bunyi keras terdengar dari persenggamaan keduanya itu. “Rendy  ouhhh pelan, …!” desis Jana ’ sambil meringis kesakitan.

Kemaluannya terasa nyeri dan pinggulnya pegal karena agresivitas Rendy yang seperti kuda liar. Akhirnya Rendy mulai mencapai orgasme. Dipagutnya leher jenjang Jana dan ditekankannya badannya kuat-kuat sambil menghentakkan pinggulnya keras berkali-kali membuat tubuh Jana ikut terdorong. Muncratlah air mani dari penisnya mengguyur rahim dan kemaluan wanita Partai ini. Karena banyaknya sampai-sampai ada yang keluar membasahi permukaan sprei ranjang losmen ini.

Setelah mencapai puncak kenikmatan keduanya terlentang lemas, sementara Jana belum sepenuhnya menyadari keadaanya. Ketika kemudian kesadaran wanita Partai ini perlahan mulai kembali, Rendy mengajaknya kembali bercumbu dan wanita ini tak kuasa menolaknya.

Akhirnya malam itu 3 kali Jana disetubuhi Rendy dan 3 kali pula wanita Partai ini mencapai orgasme yang tak pernah didapatkan.

SUMBER : CERITASEKSONLINE.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *